Monday, 30 September 2013

Organisasi Umum

Organisasi merupakan sekumpulan 2 orang atau lebih yang disusun dalam suatu kelompok kemudian bekerja sama untuk mencapi tujuan bersama. saya pernah mengikuti beberapa organisasi seperti karang taruna dan OSIS. berorganisasi sangatlah menyenangkan dan banyak juga manfaat nya seperti dapat mengenal sesuatu yang baru, teman baru bahkan hal-hal yang baru yang belum pernah di ketahui sebelumnya. dapat melatih kepimpinan dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi sebuah masalah

Dalam setiap oragnisasi pastilah tak luput dari yang namanya konflik, karena organisasi terbentuk dari banyak orang dengan pemikiran yang berbeda – beda namun satu tujuan. Konflik yang sering timbul biasanya dilatarbelakangi atas perbedaan pendapat. Selain itu konflik yang kadang terjadi adalah perselisihan yang terjadi dikarenakan jiwa – jiwa muda yang labil yang gampang sekali terjadi perselisihan. Namun dengan tidak memaksakan ego masing masing kelak masalah itu akan terselesaikan.

Manfaat-manfaat dalam mengikuti kegiatan berorganisasi adalah :
1. Menambah wawasan.
2. Menambah pengalaman dan pembelajaran.
3. Disiplin.
4. Bertanggung jawab.
5. Bersosialisasi.
6. Melatih diri sebagai pemimpin (leadership).
7. Mandiri.

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain, alangkah baiknya jika kita berorganisasi menurut minat nya masing masing selama itu positif apa salahnya ?





Monday, 1 July 2013

Manusia dan Tanggung Jawab

Tanggung jawab menurut kamus bahasa indonesia adalah, keadaan wajib menaggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban menaggung, memikul,menanggung segala sesuatunya,dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban


Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup manusia ,bahwa setiap manusia di bebani dengan tangung jawab.apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab adalah cirri manusia yang beradab.manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan


Pengabdian adalah suatu tindakan yang didasari oleh kehendak seseorang dengan berserah diri kepada oranglain atau masyarakat. Hal tersebut dapat dikaitkan dengan rasa sayang, cinta, maupun hormat dimana orang itu akan mengabdi.
Adapun macam-macam pengabdian
1. Pengabdian kepada Tuhan YME
Merupakan wujud cinta, kasih sayang dan penyerahan diri seorang manusia terhadap tuhan yang telah memberikan manusia tersebut kehidupan di dunia. Salah satu pengabdiannya ialah beribadah dan mengikuti ajaran-ajarannya.

2. Pengabdian kepada Masyarakat
Manusia hidup dan tinggal dalam sekumpulan manusia yang disebut masyarakat. Dan salah satu bentuk pengabdiannya ialah saling membantu dan menjaga satu sama lain didalam hidup bermasyarakat.
3. Pengabdian kepada Negara
Pengabdian yang didasari oleh kemauan manusia, yang rela berkorban dan menjaga persatuan dan kesatuan Negara dimana tempat ia dilahhirkan. Contoh Pengabdian dalam kehidupan sehari-hari ialah seorang muslim yang menjalankan ibadah sholat 5 waktu adalah salah satu contoh pengabdian kepada Tuhannya, yaitu Allah SWT.

Pengorbanan adalah suatu tindakan manusia yang rela membela tanpa pamrih. Contohnya adalah sebuah keluarga miskin mempunyai seorang anak yang berumur baru 1 tahun. Anak tersebut masih membutuhkan susu untuk pertumbuhan anak tersebut, tetapi dilihat dari segi ekonomi yang tidak mampu untuk membeli susu untuk bayi itu, maka orang tua dari si bayi itu pun bekerja keras untuk mendapatkan susu, agar anaknya itu bisa minum susu tersebut. Hal inilah yang dinamakan pengorbanan seorang manusia demi anak yang telah ia lahirkan.

Macam-macam pengorbanan ialah
1. Pengorbanan terhadap Negara
Manusia rela berkorban melawan penjajah yang menjajah negeri tempat ia dilahirkan. Ini merupakan salah satu wujud pengorbanan manusia yang dilandasi oleh kemauan diri sendiri, karena tidak mau Negara tempat ia tinggal itu dijajah oleh Negara lain.
2. Pengorbanan terhadap Manusia itu sendiri
Salah satu contohnya ialah dari sikap dan tindakan manusia sebagai orang tua yang bekerja keras demi menghidupi kebutuhan keluarganya.

Wednesday, 1 May 2013

Hati dan Fikiran

Sebenarnya
aku tak ingin marah..
aku tak ingin emosi..
aku tak ingin menangis..
aku tak ingin mengeluh..

Tapi

kenapa hati ini seakan tak mau
mengerti?
kenapa hati ini seakan terus
bergejolak?

fikiranku berkata aku tak boleh egois
 
melampiaskan segala emosi sesaat,
tapi,
hatiku tak bisa mengertikan semua itu,
yg ada hanya amarah & emosi yg tak
bisa tertahan dan akhirnya semua
terluapkan & mnjdi airmata dimalam
ini…

apa yang harus kukatakan padanya..?

Hadits Tentang Cinta Kasih

Hadits adalah perkataan dan perbuatan dari Nabi Muhammad SAW. Hadits sebagai sumber hukum dalam agama Islam memiliki kedudukan kedua pada tingkatan sumber hukum di bawah Al-Qur'an. Berikut ini adalah beberapa hadits yang berkaitan dengan cinta yang dirangkum dari berbagai sumber. Semoga dengan mengetahui dan mengamalkan hadits-hadits tentang cinta ini, kita dapat mejadi orang yang lebih baik. Wallahu A'lam Bishawab :)

1. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Barang siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan tidak memberi karena Allah. Maka ia sesungguhnya telah memperoleh kesempurnaan iman."

2. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah itu ada beberapa orang yang bukan nabi dan syuhada menginginkan keadaan seperti mereka, karena kedudukannya disisi Allah."

Sahabat bertanya:
"Ya Rasulullah, tolong kami beritahu siapa mereka?"

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam menjawab:

"Mereka adalah satu kaum yang cinta mencintai dengan ruh Allah tanpa ada hubungan sanak saudara, kerabat diantara mereka serta tidak ada hubungan harta benda yang ada pada mereka. Maka, demi Allah wajah-wajah mereka sungguh bercahaya, sedang mereka tidak takut apa-apa dikala orang lain takut, dan mereka tidak berduka cita dikala orang lain berduka cita." (H.R. Abu Daud)

3. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"Dan sebagian dari dari tanda-tanda kebesaran Nya adalah Dia menciptakan pasangan–pasangan bagi kalian dari jenis kalian, agar kalian merasa tenang pada pasangan kalian dan Dia menjadikan diantara kalian rasa kasih sayang dan cinta. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda – tanda bagi orang-orang yang berfikir." (QS. Ar-Ruum: 26)

4. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya." (H.R. Hakim)

5. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda yang artinya sebagai berikut:

"Syirik itu lebih halus dari perjalanan semut yang halus di atas batu licin, di malam gelap gulita dan serendah – rendahnya syirik adalah engkau mencintai seseorang karena kekurangannya dan membenci seseorang karena ke adilannya. Bukanlah agama itu, kecuali cinta dan benci."

6. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya Allah SWT pada hari kiamat berfirman : Dimanakah orang yang cinta mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan menaungi dengan menunggu-Ku dihari yang tiada naungan melainkan naungan-Ku." (H.R. Muslim)

7. Allah SWT. berfirman:

"Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang cinta mencintai karena Aku, saling kunjung mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena Aku." (Hadits Qudsi)

8.  Bahwa seseorang mengunjungi saudaranya di desa lain, lalu Allah mengutus malaikat untuk membuntutinya. Tatkala malaikat menemaninya malaikat berkata,

Kau mau kemana?

Ia menjawab, "Aku ingin mengujungi saudaraku di desa ini"
Malaikat terus bertanya, "Apakah kamu akan memberikan sesuatu pada saudaramu?"
Ia menjawab, "Tidak ada, melainkan hanya aku mencintainya karena Allah SWT"
Malaikat berkata, "Sesungguhnya aku diutus Allah kepadamu, bahwa Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai orang tersebut karena-Nya". (H.R. Muslim)

9. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Tiga perkara, yang barang siapa memilikinya, ia dapat merasakan manisnya iman, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul melebihi cintanya kepada selain keduanya, cinta kepada seseorang karena Allah dan membenci kekafiran sebagaimana ia tidak mau dicampakan ke dalam api neraka." (H.R. Bukhari-Muslim)

10. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya seorang muslim apabila bertemu saudaranya yang muslim, lalu ia memegang tangannya (berjabat tangan) gugurlah dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun dan pohon kering jika ditiup angin kencang. Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih dilaut." (H.R. Tabrani)

11. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu." (HR. Al-Tirmidzi)

12. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Tidakkah aku tunjukkan kepada kalian mengenai sesuatu yang ketika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian!." (HR. Muslim)

13. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"ya Allah, berilah aku rezeki cinta Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintanya di sisiMu. Ya Allah segala yang Engkau rezekikan untukku diantara yang aku cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatanku untuk mendapatkan yang Engkau cintai. Ya Allah, apa yang Engkau singkirkan diantara sesuatu yang aku cintai, jadikan itu kebebasan untuku dalam segala hal yang Engkau cintai." (H R. Al-Tirmidi)

14. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur atau bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, "siapa mereka itu?", "mereka itu adalah orang-orang yang mencintai karena Allah 'Azzawajalla." (HR. Ahmad)

Wednesday, 27 March 2013

Kebudayaan Manusia Postmodern

postmodernisme

Istilah postmodernisme pertama kali diperkenalkan oleh filsuf Jerman, Rudolf Pannwitz, pada tahun 1917, untuk menggambarkan nihilisme budaya barat abad ke-20. Istilah ini pertama kali muncul pada bidang seni dan kemudian juga arsitektur, ketika perumahan Pruitt-Igoe di St. Louis dihancurkan dengan dinamit dan dimulailah pengembangan karya-karya arsitektur yang berwajah baru. Keyakinan fundamental/fondasional menjadi syarat utama untuk membenarkan pengetahuan yang dibangun di atasnya. Keyakinan-keyakinan tidak bersifat sirkuler, namun harus sampai pada satu titik aksiomatis, yang tidak membutuhkan pembenaran apapun. Jelas rasiolah yang mampu mengerjakannya dengan teliti, rasio adalah pusat.
Kebenaran (truth) adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang dicermati, antara subjek yang mengamati dan objek yang teramati. Fondasionalisme/fundamentalisme menyimpan sebuah kepastian bahwa dasar mutlak tersebut tidak terikat pada ruang dan waktu hidup manusia. Ia harus a-historis agar tetap mampu menjadi fondasi ilmu dan segi-segi hidup lainnya. Kebenaran adalah absolut dan mengabaikan dialog yang jujur dengan wacana historis dan sosial.
Postmodernisme lahir sebagai kritik atas modernisme, yang sangat berpegang kepada fundamentalisme dogmatis atau fudamentalisme epitemilogis. Aliran ini muncul sebagai sebuah ‘gebrakan’ akibat dari maraknya faham modernisme dengan segala bentuk dampaknya yang dibawa oleh Rene Descartes. Aliran modernisme sendiri menasbihkan dirinya melalui zaman pencerahan (Aufklaerung) pada abad pertengahan, kemudian menjelma sebagai pengabdi dalam dunia sains dan kapitalisme. Dengan kata lain, Filsafat modern yang dibawa oleh Descartes dianggap melahirkan berbagai dampak buruk untuk dunia di kemudian hari. Filsafat modern, bagaimanapun telah membawa dunia kepada perubahan yang sangat besar. Namun, di sisi lain ia juga mendapat kecaman dari berbagai pihak, khususnya aliran Postmodernisme. Pandangan dualistiknya yang membagi seluruh kenyataan menjadi subyek dan obyek, spiritual-material, manusia-dunia dan sebagainya, telah mengakibatkan obyektisasi alam dan eksploitasi alam secara besar-besaran dan semena-mena. Akibtnya banyak pihak yang mengecam tindakan ini. Zaman modern yang selalu diasumsikan dengan kemajuan, ilmu pengetahuan, Hi-Tech, eksploitasi, rasionalitas dan lain sebagainya, ternyata tidak dapat diterima begitu saja oleh sebagian yang lain.
Salah satu tokoh pencetus aliran postmodernisme adalah Francois Lyotard. Ia memperkenalkan aliran ini melalui sebuah buku yang berjudul The Postmodern Condition: A Report on Knowladge (1984).  Selain Lyotard, tokoh yang memprakarsai aliran ini antara lain adalah; Jacques Derrida, Michel Foucault, dan Jean Baudrillard. Pengertian Postmodernisme sendiri sangat banyak dan bervariasi. Berikut adalah beberapa definisi tentang Postmodernisme:
1.      Postmodernisme adalah lawan dari modernisme yang dianggap tidak berhasil mengangkat martabat manusia modern (Lyotard).
2.      Postmodernisme adalah pengembangan dari modernitas (Jameson, dengan alasan tidak mungkin kita dapat masuk jenjang postmodernisme tanpa melalui tahapan modernisme).
3.      Postmodernisme adalah usaha keras sebagai reaksi dari kesia-siaan zaman modernis yang sirna begitu saja bagai ditiup angin. Adapun penyebab dari kesia-siaan zaman modernis adalah akibat dari tekanan yang bersumber dari prasangka (insting, wahm) belaka (Zygmunt Baumandalam karyanya “Post-Modern Ethics”).
4.      Postmodernisme merupakan suatu pemberontakan pada janji modernisme yang menjanjikan keadilan dan kemakmuran manusia yang dinilai gagal memenuhi janjinya (Eddy Peter P).
5.      Postmodernisme adalah sebuah aliran pemikiran dan menjadi semacam paradigma baru, yang merupakan antitesis dari modernisme, yang dinilai telah gagal dan tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Modernisme yang ditandai oleh kepercayaan penuh pada keunggulan sains, teknologi, dan pola hidup sekuler, ternyata tidak cukup kokoh untuk menopang era industrialisasi yang dikampanyekan dapat membawa kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat (Maysa Syifa Aljauza).
6.      Postmodernisme adalah sebuah reaksi melawan modernisme yang muncul sejak akhir abad 19. Dalam postmodernisme, pikiran digantikan oleh keinginan, penalaran digantikan oleh emosi, dan moralitas digantikan oleh relativisme. Kenyataan tidak lebih dari sebuah konstruk sosial; kebenaran sama dengan kekuatan atau kekuasaan. Identitas diri muncul dari kelompok. Postmodernisme mempunyai karakteristik fragmentasi (terpecah-pecah menjadi lebih kecil), tidak menentukan (indeterminacy), dan sebuah ketidakpercayaan terhadap semua hal universal (pandangan dunia) dan struktur kekuatan.
Pemenuhan kekosongan di atas sekarang diyakini terletak pada pemikiran postmodern. Postmodernisme telah mempengaruhi hampir semua sisi kehidupan manusia. Pertama, dari sisi filsafat. Rasionalisme telah digantikan dengan filsafat relativisme. Kalau pada jaman modern orang berdebat tentang kebenaran yang objektif (baca: absolut), sekarang orang justru menganggap kebenaran sebagai sesuatu yang bersifat relatif dan pribadi (tergantung pada persepsi masing-masing orang terhadap “kebenaran” tersebut). Kalau dahulu orang mempertanyakan sumber dan isi (esensi) kebenaran, sekarang orang justru mempersoalkan eksistensi kebenaran. Axiom lama bahwa dua hal yang kontradiksi tidak mungkin sama-sama benar mulai dipertanyakan dan dianggap sebagai produk modernisme Barat.
Selain itu, bahasa juga dianggap perlu untuk diinterpretasikan ulang, karena makna suatu kata sangat tergantung pada persepsi individu. Kalau dahulu orang berusaha mencari arti dalam suatu kata, sekarang orang berusaha memasukkan arti ke dalam suatu kata. Kata tidak memiliki arti apa-apa sampai seseorang menerjemahkan kata tersebut sesuai dengan persepsi masing-masing.
Postmodernisme juga mengusung cara baru dalam melihat eksistensi suatu benda (substansi) maupun peristiwa-peristiwa. Kalau dahulu orang berusaha menangkap arti dari semua yang dilihat dan mengkaitkan itu dengan sesuatu yang metafisikal, sekarang orang mengangga bahwa semua itu tidak memiliki arti intrinsik. “Arti” lebih dipahami sebagai sebuah proses interpretasi terhadap sesuatu. Perhatikan perbedaan berikut ini:
Pre-modern “A” ada. Aku menyebut “A” sebagaimana adanya “A”
Modern “A” ada. Aku menyebut “A” sesuai dengan apa yang aku lihat
Post-modern “A” tidak akan ada, kecuali aku menyebut “A” sebagai “A”
Kedua, dari sisi teologi/keagamaan. Paham relativisme di atas memicu lahirnya sikap toleransi, bahkan cenderung kompromi. Eksklusivitas dalam berteologi dianggap sebagai sesuatu yang kuno dan sebuah fanatisme buta. Perubahan paradigma berpikir dapat dilikaji deengan melihat doktrin tentang Tuhan. Kalau pada jaman modern orang bergelut dengan isu eksistensi Tuhan (is there God?) dan argumentasi yang mendukung hal itu (what are the proofs for God’s existence?), sekarang orang bertanya tentang identitas Tuhan (which God?). Yang lebih parah, orang sekarang bahkan bertanya “Mengapa perlu bertanya tentang pertanyaan-pertanyaan tersebut?”
Pemikiran postmodern juga mempengaruhi cara orang membaca Kitab Suci. Hermeneutik tidak lagi dipahami sebagai pencarian terhadap “apa yang dimaksud penulis”, tetapi lebih ke arah “apa yang pembaca pahami tentang suatu teks”. Dengan kata lain, pembaca merupakan tuan atas teks dan teks diceraikan dari penulisnya. Pendekatan seperti ini telah melahirkan interpretasi de-konstruktularis yang melihat teks secara independen, sesuai dengan konteks modern pembaca.
Ketiga, dari sisi etika (moralitas). Orang postmodern mulai memperdebatkan esensi etika, yang dahulu selalu dihubungkan dengan konsep komunal. Sesuatu dianggap etis atau tidak sangat ditentukan oleh persepsi masyarakat (paling tidak persepsi mayoritas) terhadap suatu tindakan. Sekarang etika tidak lagi dinilai dari sesuatu yang “baku”. Orang berpendapat bahwa etika adalah masalah yang sangat pribadi dan tidak terkait dengan orang lain. Sebagian manusia bahkan berpikir bahwa “etika” seharusnya hanya diaplikasikan kepada orang manusia. Aplikasi etika dianggap sebagai produk dari imperialisme kemanusiaan.
Keempat, dari sisi budaya. Karakteristik postmodernisme yang cenderung personal, sinkretis, pragmatis dan kontra rasional telah memberi ruang bagi pemikiran Timur yang memang cenderung bisa berkawan dengan karakteristik tersebut. Etika relativistik juga telah ikut mempermudah terciptanya sebuah kultur global yang sinkretis (percampuran beragam kultur), apalagi teknologi (televisi, internet) telah menjadi kendaraan pribadi dari proses globalisasi. Salah satu fenomena budaya yang perlu dicermati adalah Gerakan Jaman Baru (New Age Movement), yaitu sebuah proses adopsi dan sinkretisasi budaya Timur ke dalam pemikiran Barat. Fenomena spiritisme, yoga, kontemplasi spiritual, dll., merupakan wajah gerakan ini yang sudah akrab bagi orang modern. Daftar pengaruh postmodernisme di atas tentu saja bisa diperpanjang dan diperjelas (diperdetil), karena tidak dapat disangkal bahwa postmodernisme telah mempengaruhi semua aspek kehidupan, dari filosofi, edukasi, teologi, budaya, etika, seni, dll.
Seputar Teologi
Teologi postmodernisme mengacu pada dua isu, yaitu: pertama, komunalitas hidup. Teologi postmodernisme membebaskan manusia yang terasing dari manusia yang berkuasa dan kemudian menempatkan mereka secara bersama-sama dalam kesejajaran. Komunitas-komunitas basis yang selama ini terasing, diperkuat kembali. Manusia hidup dalam konteksnya sehingga fungsi akal budi harus dibarengi dengan aksi atau praksis terhadap kenyataan sosial yang dihadapi. Persoalan komunalitas berimbas kepada oikumene. Jika oikumene dipahami sebagai seluruh bumi yang didiami, maka terdapat dua arah teologis yang perlu dikembangkan, yaitu teologi oikumene yang berwawasan ekologis, yang menempatkan manusia dalam konteks lingkungan semesta, dan perlu dikembangkan sebuah teologi oikumene yang melihat kehadiran sesama yang beriman lain dalam konteks dunia yang satu ini.
Isu kedua dari teologi postmodernisme adalah makna dan kebenaran. Ide pluralitas bukan hanya dalam diskursus mengenai wacana suci namun juga tentang Allah sendiri, sungguh memberi kemungkinan teologis yang besar bagi sebuah theologia religionum yang sehat. Seringkali penganut eksklusivis menuduh kaum pluralis mengabaikan keunikan dalam agama-agama.
Bagi kaum pluralis, keunikan agama-agama adalah sebuah keunikan relasional. Artinya, mengakui kebenaran yang diyakini bersifat relatif di tengah arena agama-agama lain, tidak serta-merta mengabaikan keunikan kebenaran agama, namun sebaliknya, mengakui keunikan kebenaran itu dalam relasi dengan agama lain. Sehingga interpertasi-interpertasi bukan didasarkan kepada sesuatu yang sifatnya universal, namun interpertasi sangat terikat dengan kondisi kultural, kontekstual dan historis di mana manusia berada.
Oleh karena itu, manusia perlu disadarkan sehubungan dengan proses interpertasi kebenaran, bahwa:
[1] munculnya beragam interpertasi
[2] pentingnya menghargai interpertasi pihak lain
[3] menyadari keterbatasan interpertasinya sendiri.
Disinilah terjadi pemindahan pemikiran, dari sesuatu yang sifatnya metafisika kepada interpertasi yang membebaskan.
Setidaknya kita melihat dalam bidang kebudayaan yang diajukan Frederic Jameson, bahwa postmodernisme bukan kritik satu bidang saja, namun semua bidang yang termasuk dalam budaya. Ciri pemikiran di era postmodern ini adalah pluralitas berpikir dihargai, setiap orang boleh berbicara dengan bebas sesuai pemikirannya. Postmodernisme menolak arogansi dari setiap teori, sebab setiap teori punya tolak pikir masing-masing dan hal itu berguna.



• Nomor 7 dan nomor 6 disebut daerah tak sadar dan sub sadar. Kedua lingkaran itu berada di daerah pedalaman dari alam jiwa individu dan terdiri dari bahan pikiran dan gagasan yang telah terdesak ke dalam, sehingga tidak disadari lagi oleh individu yang bersangkutan. Contohnya : impian atau cita-cita yang diinginkan
• Nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan (unexpressed conscious). Lingkaran itu terdiri dari pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan yang disadari oleh si individu yang bersangkutan, tetapi siapapun juga dalam lingkarannya. Hal itu disebabkan ada kemungkinan,bahwa:o Ia takut salah dan takut dimarahi orang apabila ia menyatakannya, atau karena ia punya maksud jahat.o Ia sungkan menyatakannya, atau karena belum yakin bahwa ia akan mendapat respons dan pengertian yang baik dari sesamanya, atau takut bahwa walaupun siberi respons, respons itu sebenarnya tak diberikan dengan hati yang ikhlas atau juga karena ia takut ditolak mentah-mentah.o Ia malu karena takut ditertawakan, atau karena ada perasaan bersalah yang mendalam.o Ia tidak bisa menemukan kata-kata atau perumusan yang cocok untuk menyatakan gagasan yang bersangkutan tadi kepada sesamanya.• Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan (expressed conscious). Lingkaran ini di dalam alam jiwa manusia mengandung pikiran-pikiran, gagasan-gagasan, dan perasaan-perasaan yang dapat dinyatakan secara terbuka oleh si individu kepada sesamanya, yang dengan mudah diterima dan dijawab oleh sesamanya.• Nomor 3 disebut limgkaran hubungan karib, mengandung konsepsi tentang orang-orang, binatang-binatang, atau benda-benda yang oleh si individu diajak bergaul secara mesra dan karib, yang bisa dipakai sebagai tempat berlindung dan tempat mencurahkan isi hati apabila ia sedang terkena tekananbatin atau dikejar-kejar oleh kesedihan dan oleh masalah-masalah hidup yang menyulitkan.• Nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna, tidak lagi ditandai oleh sikap sayang dan mesra, melainkan ditentukan oleh fungsi kegunaan dari orang, binatang atau benda-benda itu bagi dirinya.• Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jarak jauh, terdiri dari pikiran dan sikap dalam alam jiwa manusia tentang manusia, benda-benda, alat-alat, pengetahuan dan adat yang ada dalam kebudayaan dan masyarakat sendiri, tetapi yang jarang sekali mempunyai arti dan pengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari. Contohnya : ketika seorang pedagang melihat berita tentang DPR akan mengadakan rapat.• Nomor 0 disebut lingkaran dunia luar, terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan yang hampir sama dengan lingkaran nomor 1, hanya bedanya terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan tentang orang dan hal yang terletak di luar masyarakat dan negara Indonesia, dan ditanggapi oleh individu bersangkutan dengan sikap masa bodoh. Contohnya : anggapan pelajar indonesia yang tak pernah ke luar negeri tentang jepang




sumber 

sumber

Thursday, 18 October 2012

Jauh Jadi Dekat, Dekat Jadi Jauh.



Jejaring sosial di era digital seperti saat ini oleh sebagian besar orang identik sebagai kebutuhan primer. Bahkan saat ini jejaring sosial semakin beraneka ragam misalnya, twitter, facebook, myspace, Google+ dsb. Keistimewaan jejaring sosial dengan keluasan jaringan dan kecepatan informasi mengajak berbagai kalangan untuk turut serta didalamnya. 

Kemudahan mengakses jejaring sosial sebagai suatu kebutuhan. Misalnya, muncul berbagai handphone yang menyediakan fitur khusus sehingga bisa langsung tersambung di jejaring sosial facebook, twitter. Sebagian user Facebook kini mengakses situs jejaring tersebut 24 jam nonstop dan berada di dua tempat, satu di notebook atau PC, satu lagi via ponsel 

Idealnya sebuah teknologi terapan pada dasarnya sangat bermanfaat dalam memudahkan manusia untuk mencapai sesuatu yang diinginkan secara efisisen dalam waktu yang singkat. Namun, kemajuan teknologi jejaring sosial ini bertendensi berbanding terbalik dengan frekuensi tatap muka (face to face) komunikasi antar pribadi. Komunikasi yang paling efektif dalam komunikasi interpersonal, terutama mengekspresikan perasaan, terjadi ketika tidak ada media yang mengganggu kejelasan pesan atau penundaan feedback (timbal balik) penerima pesan. Jika ditarik sebuah garis lurus antara fenomena jejaring sosial facebook dan twitter dengan komunikasi antar pribadi maka akan terjadi kerancuan. 
Komunikasi menggunakan media jejaring sosial facebook dan twitter justru dijadikan sarana pengganti proses komunikasi secara tatap muka.

Intensitas menggunakan media jejaring sosial facebook dan twitter akan berdampak pada penangkapan feed back yang tidak dapat secara langsung ditangkap antarpribadi. Selain itu kedalaman dan keluasan dalam komunikasi antarpribadi menggunakan media jejaring sosial tidak akan maksimal. Keterbatasan karakter dalam facebook dan twitter, tidak ada stimulan yang lain juga berpengaruh.

Intensitas menggunakan jejaring sosial yang tinggi menjadi candu karena keasyikan yang ditawarkan, selanjutnya menawar intensitas komunikasi antarpribadi. Disebabkan seseorang intensitasnya tinggi menggunakan jejaring sosial (facebook dan twitter) maka semakin rendah intensitas komunikasi face to face pada komunikasi antarpribadi.

Mungkin benar ada idiom baru mengatakan, “jejaring sosial mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat”. Namun, bagaimanapun keadaannya secara ideal pertemuan secara langsung adalah hal yang terpenting. Bukankah menjalin silaturahmi akan membuat kita umur panjang dan banyak rezeki? Jejaring sosial bukan cara kita menjadi antisosial bukan. 

Wednesday, 17 October 2012

"You can turn off the sun, but im still gonna shine."